Back to home
Echoes Of Sorrow
Soul

Echoes Of Sorrow

Abdul Latif AFAbdul Latif AF
0 likes0 plays6:03
Style: female vocal, sad, piano, guitar, bass, drums, aggressive, Soulful vocals
Learn to sing thisKaraoke with live pitch — get a score on every lineSing →

PRO & Creator Features

Unlock advanced AI features with Pro (Audio2Audio, Photo Covers, LoRA) or Creator (Voice Clone, Variations, Edit Sections, Stem Separation).

Audio2Audio Remix

Pro & Creator

Voice Clone

Creator

Create Variations

Creator only

Edit Sections

Creator only

Stem Separation

Creator only

Lyrics

▶ Play this song to follow along.

[Intro]

Dalam diam aku terkenangkan,

Wajah tua yang penuh ketabahan,

Terlalu banyak yang ayah korbankan,

Namun sedikit yang sempat kuucapkan.

[Verse 1]

Ayah…

Engkaulah insan yang tidak pernah mengalah,

Menempuh badai demi sebuah keluarga,

Menyembunyikan lelah di sebalik senyuman,

Agar anak-anak tidak merasa kekurangan.

Setiap langkahmu penuh pengorbanan,

Setiap peluhmu menjadi kehidupan,

Kau mendidik insan dengan penuh kesabaran,

Sedang luka dan lelahmu kau simpan sendirian.

[Pre]

Kini baru ku mengerti,

Betapa berat beban di bahumu,

Kau pendam segala rasa di hati,

Demi melihat kami terus maju.

[Chorus]

Ayah… kaulah pahlawan keluarga,

Yang berjuang tanpa meminta balasan,

Walau kasihmu jarang kau ungkapkan,

Namun kami hidup dalam setiap pengorbanan.

Ayah… dengarkah rintihan anakmu,

Rindu ini tak mampu ku bendung lagi,

Andai masa dapat ku putarkan kembali,

Akan kupeluk dirimu sepenuh hati.

[Verse 2]

Bukan hanya hari-hari terakhir ingin ku kenangkan,

Tetapi kekuatanmu sepanjang perjalanan,

Saat tubuhmu lemah, kau masih bertahan,

Demi melihat anak-anak mencapai kejayaan.

Mungkin tidak pernah kau katakan,

Betapa kami berharga dalam hatimu,

Namun kini baru kami sedarkan,

Seluruh hidupmu adalah untuk kami.

Segala yang kami miliki hari ini,

Ada titik peluhmu yang tersembunyi,

Setiap kejayaan yang kami kecapi,

Adalah hasil pengorbananmu selama ini.

[Pre]

Maafkan kami, ayah…

Jika kasih ini terlambat diluahkan,

Jika penghargaan tidak sempat diberikan,

Jika ada luka yang pernah kami tinggalkan.

[Chorus]

Ayah… kaulah pahlawan keluarga,

Yang berjuang tanpa meminta balasan,

Walau kasihmu jarang kau ungkapkan,

Namun kami hidup dalam setiap pengorbanan.

Ayah… dengarkah rintihan anakmu,

Rindu ini tak mampu ku bendung lagi,

Andai masa dapat ku putarkan kembali,

Akan kupeluk dirimu sepenuh hati.

[Bridge]

Pernahkah ayah tahu…

Ada sesal yang tersimpan di hatiku,

Apakah selama ini cukup untuk ayah?

Apakah telah terbalas segala lelahmu?

Ingin sekali ku dengar suaramu,

Ingin sekali ku genggam tanganmu,

Ingin ku katakan sebelum terlambat,

Ayah… kami sayang ayah, terlalu amat.

Namun kini hanya doa yang mampu ku kirimkan,

Bersama air mata yang jatuh perlahan,

Jika ada ruang untuk kau mendengarkan,

Ketahuilah ayah, kau tidak pernah kami lupakan.

[Chorus]

Ayah… kaulah pahlawan keluarga,

Namamu terpahat sepanjang masa,

Tiada harta mampu mengganti jasamu,

Tiada insan mampu mengambil tempatmu.

Ayah… walau jasadmu telah tiada,

Kasih dan pengorbananmu tetap bernyawa,

Selagi nadi ini masih berdenyut,

Namamu, ayah, tetap di dalam kalbu.

[Outro]

Rehatlah ayah…

Tak perlu lagi kau menyembunyikan lelah,

Tak perlu lagi kau menanggung segala resah,

Terima kasih atas seluruh pengorbananmu…

Ayah…

Kaulah pahlawan keluarga…

Selamanya…

Comments(0)

Sign in to join the conversation.

No comments yet. Be the first to comment!