Back to home
Untitled

Untitled

Robi HaryadiRobi Haryadi
0 likes1 plays5:35
Style: Melancholic Indonesian cinematic pop ballad, 72 BPM, 4/4 time signature, minor key, emotional soft male vocals, intimate and slightly raspy voice, natural Indonesian pronunciation, gentle piano intro, fingerpicked acoustic guitar, sorrowful cello and cinematic strings, subtle rain and forest wind ambience, restrained percussion, haunting emotional verses, gradual build into a powerful but beautiful melodic chorus, heartbreaking bridge with piano only, emotional final chorus with soft backing vocals, slow fading piano outro. Deep sadness, burning forests, wildlife losing their homes, environmental tragedy, grief, compassion and hope for nature to recover. Beautiful memorable melody, clear vocals, natural dynamics, cohesive song structure, approximately 3 minutes. No EDM drop, no upbeat dance rhythm, no aggressive rock, no excessive vocal runs.
Learn to sing thisKaraoke with live pitch — get a score on every lineSing →

PRO & Creator Features

Unlock advanced AI features with Pro (Audio2Audio, Voice Clone, Photo Covers, LoRA) or Creator (Variations, Edit Sections, Stem Separation).

Audio2Audio Remix

Pro & Creator

Voice Clone

Pro & Creator

Create Variations

Creator only

Edit Sections

Creator only

Stem Separation

Creator only

Lyrics

▶ Play this song to follow along.

[Intro]

Di balik kabut yang kelabu

Ada tangis yang tak terdengar

Langit tak lagi berwarna biru

Hutan kehilangan tempat bersandar

[Verse 1]

Dulu hijau sejauh mata memandang

Burung bernyanyi menyambut pagi

Kini yang tersisa hanya arang

Dan abu yang jatuh membasahi bumi

Pohon-pohon yang dulu berdiri

Kini tumbang tanpa suara

Satwa kecil berlari mencari

Rumah yang hilang ditelan bara

[Pre]

Siapa yang mendengar

Jerit alam yang terbakar?

Siapa yang akan menjaga

Saat semuanya menjadi luka?

[Chorus]

Hutan menangis, siapa yang peduli?

Api melahap semua yang kami cintai

Asap menutup matahari

Dan kehidupan perlahan pergi

Hutan menangis, dengarlah suaranya

Bumi tak pernah meminta banyak dari kita

Jangan biarkan semua berakhir

Sebelum hijau tak lagi kembali

[Instrumental]

[Verse 2]

Ada jejak kecil di tanah hitam

Mencari induk yang tak ditemukan

Di antara ranting yang tenggelam

Tersisa harapan yang hampir padam

Hujan turun membasuh luka

Namun tak mampu menghapus duka

Butuh waktu untuk tumbuh kembali

Apa yang hancur dalam sehari

[Pre]

Masihkah ada kesempatan

Untuk menghentikan kehancuran?

Sebelum semua tinggal kenangan

Sebelum alam kehilangan kehidupan

[Chorus]

Hutan menangis, siapa yang peduli?

Api melahap semua yang kami cintai

Asap menutup matahari

Dan kehidupan perlahan pergi

Hutan menangis, dengarlah suaranya

Bumi tak pernah meminta banyak dari kita

Jangan biarkan semua berakhir

Sebelum hijau tak lagi kembali

[Bridge]

Jika esok tak ada lagi hutan

Di mana burung akan pulang?

Jika bumi kehilangan kehijauan

Apa yang tersisa untuk masa depan?

Maafkan kami, wahai alam

Atas luka yang kami diamkan

Semoga masih ada kesempatan

Untuk menyelamatkan kehidupan

[Chorus]

Hutan menangis, kini dengarkanlah

Jangan biarkan api merenggut segalanya

Sebelum hilang semua yang berarti

Mari jaga bumi tempat kita berdiri

Hutan menangis, jangan abaikan

Masih ada harapan untuk diselamatkan

Selama tangan mau peduli

Hutan bisa hijau kembali

[Outro]

Di balik abu yang perlahan jatuh

Semoga hijau tumbuh kembali

Jangan tunggu hutan menjadi abu

Baru kita sadar arti kehidupan...

[Outro]

Comments(0)

Sign in to join the conversation.

No comments yet. Be the first to comment!