Back to home
Api Hutan Menangis
Storytelling

Api Hutan Menangis

Robi HaryadiRobi Haryadi
0 likes2 plays5:10
Style: Indonesian dark reggae mixed with folk rock protest music, 92 BPM, deep expressive male vocals, haunting bamboo flute intro, acoustic guitar, deep bass, steady reggae rhythm, catchy melodic chorus, rhythmic rap verse, poetic Indonesian folklore storytelling, sharp social criticism about forest fires and government negligence, emotional lyrics, powerful group vocals in the final chorus, organic live band sound, dramatic build-up, memorable melody, clear Indonesian pronunciation.
Learn to sing thisKaraoke with live pitch — get a score on every lineSing →

PRO & Creator Features

Unlock advanced AI features with Pro (Audio2Audio, Voice Clone, Photo Covers, LoRA) or Creator (Variations, Edit Sections, Stem Separation).

Audio2Audio Remix

Pro & Creator

Voice Clone

Pro & Creator

Create Variations

Creator only

Edit Sections

Creator only

Stem Separation

Creator only

Lyrics

▶ Play this song to follow along.

[Intro]

Di tanah tua, hiduplah cerita

Raja berkuasa, lupa rakyatnya

Pohon terbakar, langit menghitam

Namun sang raja masih terdiam

[Verse 1]

Dahulu kala di rimba raya

Hidup manusia menjaga pusaka

Hutan memberi air dan udara

Menjadi rumah bagi semua

Namun datang tangan penuh janji

Mengambil hasil, lupa kembali

Api menjalar, malam membara

Rakyat bertanya, siapa peduli kita?

[Pre]

Asap menutup cahaya mentari

Anak-anak sulit bernapas lagi

Di balik meja waktu berlari

Mengapa bantuan tak kunjung menghampiri?

[Chorus]

Hei, sang raja, bukalah mata!

Hutan terbakar, rakyat sengsara

Hei, sang raja, dengarlah suara!

Jangan menunggu semua jadi bara

Siapa menjaga tanah pusaka?

Jika penjaganya terlena

Jangan salahkan angin yang membawa

Asap dari api yang dibiarkan menyala

[Verse 2]

Di negeri dongeng, janji berkuasa

Katanya semua baik-baik saja

Rapat digelar, kata berhamburan

Sementara api terus berjalan

Burung kehilangan tempat kembali

Sungai mengering, ladang pun mati

Saat rakyat bertanya, siapa peduli?

Jawaban menghilang ditelan janji

[Rap – Heavy Reggae Beat]

Satu hari, dua hari, api tak berhenti

Banyak bicara, kapan bertindak lagi?

Menunggu apa? Menunggu siapa?

Haruskah habis dulu seluruh rimba?

Jangan hadir hanya saat kamera menyala

Jangan bergerak saat rakyat sudah terluka

Pencegahan bukan slogan semata

Tanggung jawab bukan topeng penguasa

Kalau hutan hilang, siapa yang rugi?

Bukan cuma pohon, masa depan pun pergi

Rakyat menghirup asap setiap hari

Siapa menjawab semua ini?

[Chorus]

Hei, sang raja, bukalah mata!

Hutan terbakar, rakyat sengsara

Hei, sang raja, dengarlah suara!

Jangan menunggu semua jadi bara

Siapa menjaga tanah pusaka?

Jika penjaganya terlena

Jangan salahkan angin yang membawa

Asap dari api yang dibiarkan menyala

[Bridge]

Ini bukan sekadar dongeng lama

Bukan kutukan alam semata

Bila kelalaian dianggap biasa

Siapa yang menjaga kita?

Hutan bukan milik penguasa

Ia sumber hidup kita bersama

Sebelum semua tinggal cerita

Bangunlah sekarang, selamatkan rimba!

[Chorus]

Hei, sang raja, bukalah mata!

Kami tak ingin kehilangan semuanya

Bukan mahkota yang menjaga negeri

Bukan janji yang memadamkan api

Pemimpin sejati berani bertindak

Bukan membiarkan rakyat terdesak

Sebelum hutan tinggal nama dan jejak

Jangan biarkan semuanya terlambat!

[Outro]

Di tanah tua, tersisa cerita

Tentang raja yang terlambat menjaga

Bila sejarah kembali terbaca

Jangan biarkan kita mengulang kisah yang sama...

Comments(0)

Sign in to join the conversation.

No comments yet. Be the first to comment!