
Luka Lama
PRO & Creator Features
Unlock advanced AI features with Pro (Audio2Audio, Voice Clone, Photo Covers, LoRA) or Creator (Variations, Edit Sections, Stem Separation).
Audio2Audio Remix
Pro & Creator
Voice Clone
Pro & Creator
Create Variations
Creator only
Edit Sections
Creator only
Stem Separation
Creator only
Lyrics
▶ Play this song to follow along.
**Sabar Menanti** *(Slow Rock 90-an — dari yang telah pergi, untuk yang masih hidup)*
*Intro (instrumental - gitar akustik perlahan, disusuli dentuman drum lembut, seakan nafas yang semakin perlahan)*
*Verse 1*
Dingin pagi disinari suria...
Seisi dunia terasa hangatnya...
Namun masa adalah milik-Nya
dan terimalah ketentuan yang esa
*Pre-Chorus*
Biarkan ku ungkapkan kata di hati
Simpan puisi yang ku coretkan ini
*Chorus*
Usahlah bersedih, wahai kekasih hati
Biar masa berganti, aku pasti menanti
syurga yang abadi, itulah yang hakiki
*Verse 2*
(gitar mula lebih kuat, drum masuk penuh, rentak lebih berat menahan sebak)
Ku tahu kehilangan ini menyakitkan
Sapulah air matamu yang masih bergenangan
Teruskanlah langkahmu, demi masa depan
Kerana dunia hanyalah perjalanan
*Pre-Chorus*
Janganlah kau genggam kenangan dulu
sehingga kau menghancurkan dirimu
*Chorus*
Janganlah bersedih hati, ataupun meratapi
Walau jasad tiada, cintaku masih disini
Di syurga yang abadi, itulah yang hakiki
Cukup potretku sebagai penganti
*Guitar Solo* 🎸
*(interlude solo elektrik, sayu dan merintih, gaya Search/Wings era 90-an — biarkan not-not tinggi menggambarkan rindu yang tertahan)*
*Bridge (perlahan dahulu, hanya piano/gitar akustik, suara sedikit bergetar)*
Aku terpaksa pergi, mendahului...
Aku menantimu, kita kan bersatu kembali...
(bina semula penuh - band masuk sekali lagi, emosi memuncak)
Carilah bahagia dan genggam janjiku yang suci
Hentilah menangis, relakan ku pergi...
*Final Chorus (klimaks, key change, penuh power namun tetap sayu)*
Janganlah bersedih, cintaku masih menemani
Biarpun masa berganti, aku pasti menanti
Di syurga yang abadi, itulah yang hakiki
doakan kita bertemu lagi
*Outro (perlahan, fade out - hanya vokal & gitar akustik, suara semakin perlahan seperti hilang ditelan sepi)*
Hentilah menangisi... pemergian ku ini...
yakinlah kitakan bertemu nanti
(bisikan outro) Carilah bahagia... dan sabarlah menanti... dan menanti...